Sosok Perempuan Indonesia dalam Koleksi Fashion dari Eri

Sosok Perempuan Indonesia dalam Koleksi Fashion dari Eri

Jakarta dikejutkan oleh Trending Fashion yang semakin minimalis dan sederhana terlihat dalam koleksi terbaru dari Designer muda Indonesia yakni, Eridani. Designer yang akrab disapa Eri ini memiliki ciri khas desain yang anggun namun tidak terkesan girly.

Designer Eri Dani menyentuh citra wanita Indonesia modern saat merancang untuk label busana siap-pakainya. Koleksi bajunya ditandai dengan konstruksi longgar dan penggunaan kain monokromatik yang cocok dengan selera penduduk kota. Eri Dani juga sering merangkul pengrajin lokal dalam proses pembuatan koleksinya, seperti ketika berkolaborasi dengan Kanawida, produsen kain batik tulis alami.

Rancangan Eri ini dipamerkan pada pagelaran mode tahunan dari Senayan City, Fashion Nation 2018. Eri merupakan Designer muda yang karyanya telah menjadi sorotan pecinta mode lokal dan global. Eri pernah mendapatkan Gold Grand Prix Yumi Katsura Design Award di Tokyo pada tahun 2010. Sebelumnya dirinya juga terpilih sebagai finalis Lomba Perancang Mode pada tahun 2007.

Dipercaya sebagai Designer yang memamerkan karyanya dipanggung Runway Hits, Eri menghadirkan koleksi fashion bertajuk Legatura. Koleksi ini menceritakan tentang menyatukan dua perempuan dari generasi yang berbeda, generasi lalu dan saat ini.

“Indonesia memiliki sosok perempuan yang sederhana, baik di masa lampau dan saat ini. Dua sosok perempuan inilah yang menjadi inspirasi koleksi kali ini. Mulai dari penggunaan kain basahan saat mandi, hingga busana yang nyaman dan formal digambarkan dalam koleksi ini,” kata Eri di Senayan City.

Koleksi ini memiliki visi untuk mengajak perempuan Indonesia kembali ke kultur asal Indonesia yang berakar kuat dari budaya alam dan kesederhanaan. Pesona kecantikan perempuan Indonesia muncul karena kecantikan yang alami.

Sementara sosok perempuan masa kini yang bebas berkespresi dihadirkan dalam balut keanggunan yang beretika menjunjung nilai dan norma. Eri menggunakan siluet draperi kain panjang yang dipadukan dalam palet warna alam. Tekstur material yang digunakan adalah perpaduan organik dan tradisional yang menjelma dalam tampilan sosok perempuan pedesaan yang modern.